Muara News
Typography

Www.radiomuara.com/Jakarta, 18 Mei 2020. Sedikitnya 7 RT ( RT 001, 002, 003, 006, 007 dan 009 ) di lingkup RW 02 wilayah Bukitduri Jakarta Selatan.

        Membuat laporan ke Polda Metro Jaya terkait dugaan penyelewengan bantuan sosial ( bansos ) dari pemerintah. Melalui kementrian sosial yang diduga dilakukan oleh oknum ketua RW 02. Bansos dari Presiden melalui Kementerian Sosial (Kemsos)  sebanyak 25 kg per-paket tersebut diduga telah dipecah secara sepihak menjadi 5 kg per paket. 
 
 
 Para Ketujuh RT mewakili atas nama warga  melaporkan kasus tersebut ke Polda Metro Jaya bersama tim kuasa hukum dari Kantor Hukum Indonesia Solicitors yakni David Airlanto, setelah mendapat kuasa dari Ketujuh RT tersebut. laporan ke 7 Ketua RT telah diterima oleh SPKT Polda Metro Jaya. Dengan nomor LP:2852/V/YAN.2.5/ SPKT.PMJ , pada Jumat 15 Mei 2020, Pukul 19.04 WIB. Terlapor Ketua RW.  02.
 
     Dugaan pelanggaran Pasal 372 dan atau Pasal 374 KUHP.  Menurut sumber yang didapat, kasus ini Berawal dari bantuan Covid -19 dari Kemsos,  tanggal 10 Mei 2020. Saat itu,  Terlapor ( RW.02 )  ditanya data penerima bantuan oleh para RT di Bukit Duri, tetapi tidak mau memberikan data kepada para RT. 
 
   Sikap tersebut menimbulkan kecurigaan dan keresahan para warga setempat.  Apalagi, faktanya tanpa adanya musyawarah atau persetujuan dari Para RT dan penerima bantuan Covid -19, Ketua RW.02 Kelurahan Bukit Duri secara sepihak membongkar paket beras  per 25 kg. Paket tersebut dibagikan sendiri kepada warga. Para Ketua RT tidak diberi data atas pemberian sembako. 
 
Mengutip keterangan David Airlanto, Ketika ditanya  data penerima bantuan. 
 
 " Ketua RW.02 menjawab  Ketua RT duduk manis saja dan diam dirumah nanti bantuan akan datang ". 
 
Berdasar aturan pemerintah, bantuan Covid -19 berupa beras 25 kg, dibongkar dan dikurangi isinya tanpa ada sepengetahuan dari RT dijawab tidak dibenarkan.  dari informasi yang dibuat oleh Ketua RW.02 selaku Terlapor diduga telah membongkar 191 karung beras 20 kg bantuan dari Kemsos dijadikan 764 kantong plastik seberat 5 kg.
 
Sementara ditempat terpisah, lurah Bukitduri Achamd Syarif saat dihubungi melalui telepon membenarkan berita ini. Pihak kelurahan sendiri sudah memediasi antara kedua belah pihak. Berdasar pertemuan, ke 7 RT tersebut berharap oknum RW mereka mengundurkan diri dari jabatan. Jika tidak mereka bertekad akan melanjutkan kasus ini.
 
 
 
 
 
Reporter   : Angga.P
Redaksi    : Arya.BK

Twitter