Muara News
Typography

Www.radiomuara.com/Sulsel,18 Mei 2020. Pelaku Perundungan terhadap bocah penjual Jalangkote, Rz telah diamankan pihak berwajib. 

     Sebanyak tujuh orang yang diamankan di Mapolres Pangkep, Minggu malam, 16 Mei 2020. Mereka pun terancam hukuman penjara maksimal 3 tahun enam bulan. Sebab mereka akan dijerat Pasal Perlindungan Anak, Undang-undang Nomor 35 tahun 2014.
Dalam UU tersebut, jelas disebutkan bahwa “setiap anak selama dalam pengasuhan orang tua, wali, atau pihak lain mana pun yang bertanggung jawab atas pengasuhan, berhak mendapat perlindungan dari perlakuan; diskriminasi, eksploitasi, baik ekonomi maupun seksual, penelantaran, kekejaman, kekerasan, dan penganiayaan, ketidakadilan dan perlakuan salah lainnya.”
 
Kapolres Pangkep, AKBP Ibrahim Aji membenarkan bahwa para pelaku telah diamankan dan masih dimintai keterangan. Statusnya belum dinaikkan menjadi tersangka karena masih proses penyelidikan.
 
“Kalau jeratannya sesuai UU nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak. Tapi saat ini kita masih melakukan pemeriksaan,” katanya.
Dalam video yang viral tersebut, tampak salah satu pelaku bernama Andi Putra Yusuf merundung bocah bertubuh gempal. Korban bahkan dipukul dan didorong hingga tersungkur ke pinggir jalanan.
 
Akibat tubuh gempal, RZ susah mengangkat badannya. Sekumpulan remaja itu pun menertawakan korban. Tampak sepedanya pun terbalik. Jualannya berupa jalangkote tampak tumpah. Botol sambalnya pun tampak terpental. Peristiwa Perundungan itu terjadi di pinggir lapangan Kampung Tala Dalam, Kecamatan Ma’rang. RZ dirundung pada sore hari, sekira pukul 15.00, Minggu, 16 Mei 2020.
Sementara dengan adanya kejadian ini mendapat respon simpati dari masyarakat. RZ pun kebanjiran rezeki berupa sepeda baru dan sembako.
 
 
 
 
Reporter   : Angga.P
Redaksi    : Arya. BK

Twitter